PASAR MODAL INDONESIA


Penulis: Ida Syafrida, S.E., M.Si.; Dr. Dede Abdul Fatah, S.H.I., M.Si.; dan Taufik Awaludin, S.E., M.M.

Pasar modal sangat berperan pada perkembangan ekonomi suatu negara karena merupakan alternatif sumber pendanaan bagi dunia usaha dan sarana investasi bagi investor. Pasar modal menawarkan keuntungan besar dibanding sarana investasi lainnya. Namun demikian, terdapat risiko yang perlu diketahui investor sebelum berinvestasi pada efek pasar modal. Untuk itu, buku ini diharapkan dapat membantu regulator mensosialisasikan tentang investasi instrumen keuangan di pasar modal Indonesia. Buku ini membahas teori dan teknis pasar modal, mulai dari pengenalan investasi mengenai pengertian investasi, prinsip-prinsip dalam investasi, tujuan melakukan investasi, jenis-jenis investasi, proses dalam berinvestasi, dan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan ketika melakukan investasi. Instrumen-instrumen investasi yang terdiri dari saham, obligasi, reksadana, dan instrumen derivatif dijelaskan secara rinci. Dalam pemilihan instrumen investasi perlu disesuaikan dengan karakter dan tujuan investasi dari investor, karena masing-masing instrumen memiliki karakter, keuntungan, dan risiko yang berbeda-beda.

Buku ini juga menguraikan pihak-pihak yang terlibat dalam investasi pasar modal yaitu: regulator, Self-Regulatory Organization, pelaku utama, perantara perdagangan, lembaga dan profesi penunjang, serta asosiasi-asosiasi yang terkait pasar modal. Pihak-pihak ini memiliki fungsi, tugas, dan wewenang yang berbeda-beda. Kemudian dijelaskan secara detil proses perdagangan saham di pasar perdana melalui proses go public dan perdagangan di pasar sekunder untuk efek yang sudah dicatatkan di bursa. Pada Bursa Efek terdapat indikator mengenai pergerakan harga saham-saham yang ditransaksikan di bursa, yang disebut dengan indeks harga saham. Dari indikator tersebut, investor dapat memperkirakan kecenderungan tren harga saham di masa yang akan datang. Indikator ini juga menggambarkan kondisi emiten, kondisi bursa, bahkan juga kondisi iklim investasi di negara tempat bursa itu berada. Buku ini juga dilengkapi dengan cara-cara analisis praktis yang dapat digunakan calon investor untuk mempertimbangkan keputusan investasi di pasar modal dalam bentuk saham, obligasi, dan reksa dana. Pertimbangan investor harus didasari oleh analisis dan penilaian terhadap efek yang akan ditransaksikan, dimana masing-masing jenis efek memiliki metode analisis dan penilaian dengan cara perhitungan yang berbeda-beda. Semakin besar peluang keuntungan yang akan diikuti pula dengan risiko yang tinggi, maka analisis yang dilakukan investor harus semakin mendalam.

Di bagian akhir, dijabarkan tentang pasar modal syariah terkait peraturan dan instrumen yang diperdagangkan di pasar modal syariah. Kekhasan pasar modal syariah terletak pada acuan hukum syariah yang digunakan, di samping hukum formal. Proses investasi pasar modal syariah dilakukan melalui screening yang ketat oleh lembaga Dewan Syariah Nasional dan Otoritas Jasa Keuangan. Instrumen syariah yang diperdagangkan terdiri dari saham syariah, sukuk, reksadana syariah, efek beragun aset syariah, efek beragun aset berbentuk surat partisipasi (EBA-SP), kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK EBA) berdasarkan prinsip syariah, exchange traded fund (ETF) Syariah, ETF Syariah emas, DIRE, dan DINFRA. Agar mempermudah mempelajari buku ini, pada setiap bab diawali dengan pendahuluan yang memuat ilustrasi tentang topik yang dibahas dan tujuan pembelajaran khusus. Pada setiap akhir bab, disertakan ringkasan materi yang dibahas dan soal-soal untuk mereviu materi sebelumnya. Dengan sistematika yang digunakan dalam buku ini, penulis berharap pembaca dapat memperoleh pengetahuan yang memadai mengenai seluk-beluk pasar modal sehingga dapat diaplikasikan pada kegiatan investasi yang sesungguhnya.